MyBlog

Blog ini dirancang untuk saling berbagi inspirasi semoga bermanfaat. Artikel yang berasal dari pengalaman berharga untuk mengingatkan anak cucu, bahwa perjalanan pulang menuju Sang Pencipta penuh perjuangan.
Indung Tunggul Rahayu, Bapa Tangkal Darajat,
Pintu Surgaku menwadahi inspirasi perjalanan pintu Surgaku

Belahan Jiwa Paling Berharga

Jalan membentang sangat panjang. Harapan demi harapan kupampang di dalam angan.  Entah bagaimana jika aku pulang tanpa bekal. 

  21 Hits
  0 Comments

Belahan Jiwa Paling Berharga

Anak sholeh, itulah dambaan
  6 Hits
  0 Comments

Belahan Jiwa Paling Berharga

Anak sholeh, itulah dambaan
  9 Hits
  0 Comments

Rumah Terakhir

Ini lah yang terakhir, yang membuat aku merasa bersalah karena tak terpikir untuk membuatkan kembali.  Aku tak cukup empati sama kesedihan mereka yang sehari-hari ditinggalinya.

  25 Hits
  0 Comments

Sungguh Indah Kampung halaman

Sungguh indah kampung halaman ku, di kaki gunung yang biru, di sana air mengalir, airnya jernih berdesir desir.

  14 Hits
  0 Comments

Apakah besok pagi ada yang dimakan?

Selama perjalanan panjang sangat banyak rintangan dan tantangan, tak terkecuali... 

  21 Hits
  0 Comments

Nalika Harita Can ka Alam Dunya

Waktu harita di alam arwah teu aya anu terang saha wae oge. Mung indung jeung bapa miharep dipaparin duriyat anu bakal neruskan pancen ngolah alam dunya. 
  57 Hits
  0 Comments

Prologue: #Episode Pengenalan Pintu Surgaku

Kukenalkan Pintu Surgaku Aku menyebutnya pintu surgaku kepada Ibuku.  Karena surga itu berda di bawah telapak kaki ibu. Nabi penutup para Nabi, Muhammad SAW, menyampaikannya bahwa: Aljanatu tahta akdami liumahatikum: Kuperkenalkan dia, adalah pintu surgaku, yang mengandungku 12 bulan lamanya. Iya memang aku dilahirkan setelah 12 bulan di dalam kandungan bunda.  Betapa membebaninya aku kepada ibuku.  Namun aku tidak bisa memilih untuk berada dalam kandungan selama 12 bulan.  Aku hanya menjalani takdirku.
  28 Hits
  0 Comments

Copy of Prologue: #Episode Pengenalan Pintu Surgaku

Kukenalkan Pintu Surgaku Aku menyebutnya pintu surgaku kepada Ibuku.  Karena surga itu berda di bawah telapak kaki ibu. Nabi penutup para Nabi, Muhammad SAW, menyampaikannya bahwa: Aljanatu tahta akdami liumahatikum: Kuperkenalkan dia, adalah pintu surgaku, yang mengandungku 12 bulan lamanya. Iya memang aku dilahirkan setelah 12 bulan di dalam kandungan bunda.  Betapa membebaninya aku kepada ibuku.  Namun aku tidak bisa memilih untuk berada dalam kandungan selama 12 bulan.  Aku hanya menjalani takdirku.
  38 Hits
  0 Comments

Agenda Event

December
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0

Gastronomy

Gastronomy by June 24,2017

Cabai adalah kebisaan masyarakat Indonesia dalam bersantap makan

Be the first to comment! Read 171 times
Go Atas
@kusmaya.id