Pasca pandemi Covid-19, Pariwisata mengalami perubahan sangat gradual, secara fisik, ekonomi, sosial maupun psikis yang memerlukan perubahan dari berbagai perspektif pengelola dan wisatawan.
Menelusuri semak belukar, vegetasi penjaga ekosistem arid yang disediakan sang Pencipta bagi mahluk-mahluknya yang hidup di tempat itu.
03 April 2020

Gula Aren

by
SKU Gula_Aren
Desa wisata adalah unit terkecil dari suatu destinasi, di mana fokus utama pada pemberdayaan masyarakat di pedesaan.
08 June 2019

Tabebuya, tanaman hutan berbunga menawan Featured

Written by
Tabebuya atau Tabebuia adalah tanaman asli hutan hujan Amazon, wilayah tropis Meksiko, serta benua Amerika bagian tengah dan selatan. Dalam hierarki taksonomi, Tabebuia merupakan marga (genus) yang masuk dalam keluarga (familia) Bignoniaceae. Selain pohon seperti Tabebuya, tumbuhan lain berbentuk semak belukar dan tanaman merambat yang memiliki bunga mencolok juga termasuk dalam keluarga Bignoniaceae. Tabebuya bergantung pada terpaan sinar langsung untuk tumbuh tapi juga dapat beradaptasi di bawah bayangan matahari. Warna bunga tabebuya yang cerah ketika mekar membuat tumbuhan ini dijadikan tanaman hias untuk mempercantik jalan, teras, dan sebagainya. Tabebuia mempunyai 100 spesies pohon, termasuk di antaranya Tabebuia aurea dan Tabebuia chrysotricha. Namun, 30 jenis Tabebuia diberi nama baru Handroanthus, genus tanaman berbunga yang juga termasuk keluarga Bignoniaceae, berdasarkan riset molekular yang dilakukan Susan O. Grose dan R. G. Olmstead dari University of Washington pada tahun 2007. Dalam penelitian yang berjudul “Taxonomic Revisions in the Polyphyletic Genus Tabebuia s.l. (Bignoniaceae)” (PDF) itu, Grose dan Olmstead menyebutkan bahwa Tabebuia berasal lebih dari satu clade atau leluhur yang sama sehingga dikategorikan sebagai polyphyletic. Mereka kemudian menerangkan DNA marga Roseodendron, Handroanthus, dan Tabebuia ada pada spesies yang semula dikelompokkan dalam genus Tabebuia. Gara-gara ini, beberapa jenis Tabebuya berubah nama sebab mereka lebih berhubungan dekat dengan marga tertentu, termasuk Tabebuia chrysotricha yang kemudian menjadi Handroanthus chrysotrichus.
07 June 2019

Selamatkan alam dengan tanami pepohonan Featured

Written by
Telah nampak kerusakan di muka bumi akibat ulah tangan manusia.  Kini alam kian merana.  Istilah climate change semakin dirasa oleh setiap mahluk di alam dunia.  Kita yang katanya membangun, sesungguhnya adalah melakukan perubahan terhadap struktur bumi di mana satu daerah di gali, sementara yang lainnya di timbun.  Bisa jadi keseimbangan perputara bumi tidak lagi normal.  Penggundulan hutan, selain menghilangkan sumber oksigen, juga telah mengubah lahan menjadi kering kerontang.
Selama tujuh bulan terakhir, setiap akhir pekan kembali pulang, menengok tangkal darajat yang sudah mulai sakit-sakitan.  Usia lanjut telah menjadikan tubuhnya begitu rapuh, dan detak jantung mulai melemah.  Terbayang setiap aku kami datang ia sangat bahagia menyambut kedatangan.  Semua daya upaya dikerahkan agar ia tetap bertahan.  Tapi jalan takdir sudah ditetapkan.  
02 June 2019

Nona Makan Sirih

by
Nona makan sirih merupakan tanaman hias yang sangat indah dan dikenal sejak lama sebagai tanaman berkhasiat sebagai obat tradisional.  
25 May 2019

Kelas Barista

by
Alumin kursus tahun 87 ini menegaskan kesiapannya dalam menghadapi event global
Cakrawala Ilmu Pariwisata melahirkan ide gagasan kreatif